CARA PEMILIHAN BAHAN BAKU KAOS

 TIPS UNTUK PEMILIHAN BAHAN KAOS

Kebutuhan kaos dewasa ini menjadikan sesuatu yang sangat penting, karena termasuk salah satu dari 3 kebutuhan primer manusia, yaitu pangan, papan dan “sandang”  atau “pakaian”. Dalam hal ini pakaian saat ini bukan sekedar sebagai kebutuhan pokok tetapi bagian dari kebutuhan manusia dalam beraktualisasi diri, sebagai identitas, sebagai fashion, maupun kebanggaan bagi pemakainya. Untuk itu dalam menentukan pakaian diperlukan memperhatikan bahan baku yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing personal (coustumer).

 Apakah anda termasuk orang yang memperhatikan aspek kualitas dalam memilih kaos? Tentunya apabila “iya” maka anda harus memiliki pengetahuan tentang dasar pemilihan bahan baku dalam membuat kaos yang berkualitas dan sesuai dengan keinginan.

 Untuk mendapatkan hasil pembuatan kaos sablon yang optimal, salah satunya dipengaruhi oleh pemilihan bahan kaos yang tepat. Sebagian dari kita mengabaikan pemilihan bahan baku kaos sebelum melakukan proses sablon. Perlu di ketahui bahwa bahan baku kaos sangat beragam, masing-masing memiliki keunikan sendiri sesuai kebutuhan masing-masing orang. Bagi Anda yang ingi bikin kaos sablon sendiri, atau dengan meminta bantuan jasa pembuat kaos perlu sekiranya untuk selektif dalam memilih bahan baku kaos. Berikut hal-hal yang perlu Anda perhatikan dalam memilih bahan baku kaos polos yang banyak di jual di pasaran. Berikut Tips-tips dalam proses pemilihan bahan baku pembuatan kaos sesuai dengan keinginan anda :

 Melihat dan Mengetahui Beberapa Jenis Kaos


 Pada dasarnya jenis bahan kaos polos yang di jual di pasaran yang mudah di temukan adalah cotton combed, cotton carded, TC, CVC, PE, dan Hyget. Masing-masing bahan memiliki cirinya masing-masing sesuai dengan kebutuhan masing-masing orang. Berikut pengetahuan tentang jenis kaos yang perlu Anda ketahui.

 Cotton Combed

Bahan jenis ini di buat dari benang-benang yang halus dengan memiliki berbagai ukuran. Kaos dengan jenis cotton cambed memiliki ukuran kaos yang memiliki tingkat kehalusan dan ketebalan yang berbeda yakni seperti combed 20s, combed 24s, combed 30s, ataupun combed double knitt. Biasanya semakin halus juga semakin tipis. Jenis ini mudah menyerap keringat dan nyaman saat di pakai.

 Cotton Carded 

Sama dengan cotton combed, jenis cotton carded juga memiliki banyak ukuran, namun yang membedakan adalah kualitas benangnya yang tidak sehalus cotton combed. Secara harga lebih murah dari cotton combed, sehingga cocok untuk pasar kelas menengah. Walaupun tidak sehalus cotton combed, jenis cotton corded juga tetap nyaman di kenakan karena dibuat dari 100% serat kapas.

 Teteron Cotton (TC)

 Jenis TC adalah campuran dari cotton combed dengan polyester. Dengan komposisi 35% Cotton combed dan 65% Polyester. Karena bahan cotton-nya yang minim membuat jenis kaos ini kurang bisa menyerap keringat dengan baik. Kadang juga terasa panas di badan. Namun kelebihannya, Jenis kaos TC memiliki kelenturan yang statis, artinya tidak mudah melar walau sudah di kenakan berkali-kali. Selain itu, secara harga juga lebih murah.
  

Cotton Viscose (CVC)

Jenis bahan ini adalah pengembangan dari cotton carded, karena 55% disusun dari bahan cotton carded. Kelebihannya, jenis bahan cotton vicose memiliki pola serap yang kuat sehingga mudah menyerap keringat.

 Polyester

Atau bisa disingkat PE, terbuat dari bahan serat fiber poly yang berasal dari minyak bumi. Jika dilihat dari bahannya memang jenis kaos ini tidak dapat menyerap keringat dan terasa panas di badan. 

Hyget

Terbuat dari plastic dan di buat lebih tipis. Kelebihan lainnya, jenis kaos ini juga sangat murah. Sangat cocok untuk pembuatan kaos dalam jumlah banyak.
 

Mengetahui pola rajutan

Ada pola-pola rajutan yang berbeda tiap kaos. Sesuaikan pola rajutannya dengan keinginan Anda. Berikut pola rajutan yang perlu Anda ketahui.

Single Knitt

 Jenis rajutan ini biasa di gunakan dalam pembuatan kaos di pasaran. Jenis rajutannya rapat, bahan yang di gunakan padat dan kurang lentur.
 

 Double Knitt  

Jika single knit hanya menggunakan satu jarum rajutan, double knit ini menggunakan double jarum. Kelebihannya, rajutan pada kaos bisa bolak-balik yang artinya kaos bisa pakai bagian luar-dalam. Dibuat dari bahan yang kenyal, lentur, dan lembut. Biasanya dibuat untuk pakaian bayi atau anak-anak.

Pique 

Rajutan ini membentuk corak atau motif tertentu. Biasanya digunakan untuk membuat kaos berkerah atau polo shirt.


 Perhatikan Ukuran Benang

Ukuran benang untuk tiap kaos pun berbeda-beda. Masing-masing mempengaruhi ketebalan kaos yang di buat. Di pasaran ukuran benang biasanya di bedakan menjadi ukuran 20s, 24s, 30s, hingga 40s. biasanya semakin tinggi angkanya akan semakin halus dan semakin tipis. Secara harga, semakin tinggi angka ukuran benang juga akan semakin mahal.

Demikianlah Informasi yang dapat kami berikan, semoga informasi tentang bahan baku kaos bisa membantu anda dalam memilih mana bahan kaos yang tepat sesuai dengan keinginan anda, style anda, maupun identitas kebanggan anda.

 UNTUK LEBIH SALING MENGENAL SILAHKAN KUNJUNGI WEBSITE KAMI

SWEATER INSTINCT